Senin, 11 Februari 2013

Kematangan Sosial dalam Al-Qur'an


Telaah Teks Islam (Al-Qur’an) Tentang Teks Kematangan Sosial
1.   Sampel Teks Psikologi dan Simpulan tentang Kematangan Sosial
Banyak ayat Al-qur’an dan Hadits-hadits yang mengisyaratkan tentang bagaimana perkembangan manusia. Pertanyaan tentang keberadaan diri manusia, siapa dan kenapa manusia hidup, merupakan sesuatu yang seringa didengar. Berbagai teori diajukan, namun manusia tetap merupakan makhluk hidup yang penuh misteri. Seluruh teori yang diajukan tetap tidak dapat menjelaskan secara lengkap dan menyeluruh tentang eksistensi manusia. Manusia, dengan segala keterbatasannya, tetap mempertanyakan siapa dirinya.
Islam mengajarkan bahwa manusia merupakan khalifah di muka bumi yang mengemban tanggung jawab sosial yang berat. Sebagai khalifah Allah, manusia merupakan makhluk sosial multi-interaksi, yang memiliki tanggung jawab baik kepada Allah maupun kepada sesama manusia. Untuk menjalankan tanggung jawabnya itu, manusia harus mempunyai sebuah kematangan agar tugas berjalan dengan baik.
Kematangan atau kedewasaan seorang individu dipengaruhi dengan cara bagaimana individu dapat menghadapi cobaan, ujian, musibah, kesedihan dan penderitaan. Bila cobaan yang berat itu merubah dirinya, maka akan terasa berat dalam menghadapinya. Namun bila mempunyai kematangan dalam menghadapi cobaan yang ada, tidak akan merubah diri individu tersebut, tapi akan meninggikan derajat hidup serta akan mampu melewati cobaan yang ada.
Kematangan seseorang dapat juga ditunjukkan dengan hubungannya kepada orang-orang sekitarnya, telah dijelaskan di atas bahwasannya manusia mempunyai tanggung jawab sosial yang cukup berat. Hubungan sosial yang dimaksud bermacam-macam, salah satunya adalah mampu berperilaku jujur dan adil, seperti yang dinyatakan dalam surat Al-ma’idah ayat 8 yang berbunyi :
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ كُونُواْ قَوَّامِينَ لِلّهِ شُهَدَاء بِالْقِسْطِ وَلاَ يَجْرِمَنَّكُمْ شَنَآنُ قَوْمٍ عَلَى أَلاَّ تَعْدِلُواْ اعْدِلُواْ هُوَ أَقْرَبُ لِلتَّقْوَى وَاتَّقُواْ اللّهَ إِنَّ اللّهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ -٨
Artinya : Wahai orang-orang yang beriman! Jadilah kamu sebagai penegak keadilan karena Allah, (ketika) menjadi saksi dengan adil. Dan janganlah kebencianmu terhadap suatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah. Karena (adil) itu lebih dekat kepada takwa. Dan bertakwalah kepada Allah, sungguh, Allah Maha Teliti terhadap apa yang kamu kerjakan.”
Ayat tersebut menjelaskan tentang seorang muslim yang hendaknya senantiasa menegakkan kebenaran, yakni orang-orang yang selalu mengatakan kebenaran. Serta menganjurkan kepada orang muslim untuk tetap bertindak adil, karena keadilan lebih dekat dengan kaum Muttaqin dalam menggapai ketakwaan. Selain itu, seorang muslim juga sudah sepatutnya takut kepada Allah dalam hal keadilan dan penyimpangan.

2.   Analisis Komponen Teks Psikologi tentang Kematangan Sosial
No.
Komponen
Deskripsi
1.
Pelaku
الدين ءامنوا , قوامين
2.
Proses
اعدلوا
3.
Audien
الدين ءامنوا  , قوم
4.
Faktor
النسب الوراثي , البيئة الإجتماعية
5.
Aktivitas
واتقوالله , ولايجرمنكم , كونوا  , شهداء
6.
Standar
إن الله خبير
7.
Tujuan
أقرب للتقوى , لله
8.
Efek
أقرب للتقوى
9.
Bentuk
بالقسط ,  ألاتعدلوا

3.   Inventarisasi dan Tabulasi Teks Islam (Al-Qur’an) tentang Kematangan Sosial
No.
Tema
Kategori
teks
Makna
Substansi Psikologis
Sumber
Jml
1.
Pelaku
Individu
Masyarakat
قوامين
Kaum-kaum
Aktor / pelaku
4 : 135
5 : 8
2
الدين ءامنوا
Orang-orang yang beriman
3 : 9
29 : 9
241
2.
Proses
Per-tumbuhan (fisik)
Per-kembangan (fisik + psikis)
اعدلوا
Berlaku adillah
Berproses
5 : 8
6 : 152
2
3.
Audien
Individu
Masyarakat
الدين ءامنوا  
Orang-orang beriman
Objek
3 : 9
29 : 9
241
قوم
Kaum
2 : 275
18 : 90
377
4.
Faktor
Internal
النسب الوراثي
Keturunan
Faktor yang mem-pengaruhi
19 : 58
36 : 41
26
Eksternal
البيئة الإجتماعية
Ling-kungan
Sosial
30 : 30
1
5.
Aktivitas

شهداء
Kesaksian
Faktor yang mem-pengaruhi
7 : 172
65 : 2
22
كونوا
Jadilah kamu
36 : 62
35 : 6
50
ولايجرمنكم
Dan janganlah kebencianmu
5 : 8
1
واتقوالله
Bertakwa kepada Allah
2 : 282
8 : 29
7
6.
Standar
Sesuai dengan per-kembangan
إن الله خبير
Sungguh, Allah maha Teliti
Sosial secara Al-Qur’an
24 : 30
59 : 18
4
7.
Tujuan
Ke-matangan optimal
لله
Karena Allah
Kematangan
1 : 1
34 : 33
1825
أقرب للتقوى
Lebih dekat pada takwa
5 : 8
2 : 237
2
8.
Efek
Fisik
Psikis
أقرب للتقوى
Lebih dekat kepada Allah
Efek
5 : 8
2 : 237
2
9.
Bentuk
Wujud dari sikap, sifat maupun perilaku
بالقسط
Dengan adil
Bentuk
55 : 9
26 : 182
16
ألاتعدلوا
Berlaku tidak adil
5 : 8
1

Tidak ada komentar:

Posting Komentar